MEMBANGUN KECERDASAN INFORMASI DALAM PENEGUHAN KARAKTER BANGSA

Atie Rachmiatie

Abstract


Kemajuan teknologi seperti pedang bermata dua, di satu sisi menghadirkan kebaikan dan kemanfaatan
yang besar bagi bangsa, namun di sisi lain mengandung dampak negatif yang dapat mengancam kebudayaan
tradisional, kerugian, bahkan kebangkrutan moral bangsa. Untuk itu diperlukan upaya penyelamatan anak
bangsa dari “serangan” informasi dan media global, sehingga warga tetap memiliki karakter kebangsaan. Ruang
media informasi saat ini cenderung menjadi arena pertarungan di antara pemilik kekuatan ekonomi, politik
maupun budaya. Ketidakjelasan visi, misi, dan orientasi kebangsaan media mainstream menjauhkan media dari
terminologi pembangunan karakter bangsa. Karena itu, hubungan media dan karakter bangsa perlu dirumuskan
sesuai dengan kondisi jaman, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Proses nation building, state
building dan government building pada masyarakat majemuk, keberhasilannya ditentukan oleh peningkatan
kecerdasan informasi yang menjadi tanggungjawab bersama. Kajian ini menjelaskan perilaku bermedia di
masyarakat dan faktor-faktor yang melatarbelakangi daya dukung kecerdasan informasi; perlunya membangun
kecerdasan informasi (information quotient) untuk menjadi masyarakat informasi dan masyarakat terbuka
(information and open society); dan menyusun pemikiran strategis dalam membangun kecerdasan informasi
dengan pendekatan komunikasi

Keywords


Kecerdasan Informasi; Masyarakat Terbuka; Web Literacy; Karakter Bangsa

Full Text:

PDF

References


Anwar, Yesmil (2011).Pancasila & Jati Diri Bangsa.

Pikiran Rakyat 30 Mei 2011

Bashy Quraishy. (2003). Islam and the Western Media,

Jurnal Mediator, Volume 4 nomor 2, Fikom

UNISBA, Bandung

Britannica Concise Encyclopedia. © 1994-2011.

Encyclopædia Britannica, Inc.

Dennis McQuail. (1992). Media Performance, Mass

Communication and the Public Interest. Sage

Publications.

Downing, John D.H., Denis McQuail, et all. (2004). The

Sage Handbook of Media Studies, Sage Publications.

Genovese, Michael a & Streb, Matthew J. (2004). Polls

and Politics, The Dilemmas of Democracy, State

University of NewYork Press.

Gale Encyclopedia of Espionage & Intelligence. Encyclopedia

of Espionage, Intelligence, and Security.

Copyright © 2004 by The Gale Group, Inc.

Hutchinson.W, & M.Warren. (2001). Principles Of Information

Warfare, Journal of Information Warfare,

Volume I Issue.

Hermintatik. (2009). Peran Manajemen Informasi Telecenter

dalam Meningkatkan Kesejahteraan, Tesis,

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Ian Ward. (1995). Politics of The Media, Mc Millan Education

Australia.

Ispandriarno, Lukas S. dkk, Media-Militer-Politik.

(2002). Galang Press, Yogyakarta.

Iyengan,Shanto & Jennifer A, McGrady. (2007). Media

Politics, A Citizen Guide, W.W. Norton & Company,

New York, London

Kartohadiprojo, Budiono. (2008). Neocortical Warfare:

Operasi Cuci Otak, Gatra, 20 Agustus 2008.

Kompas, 31 Januari 2011; 4 September 2016.

Media Scene. (2009). The official Guide to Advertising

Media in Indonesia, Volume 20 : 2008/2009,

PRSSNI,ATVSI, SPS.

Monzila Research, Web Literacy 2.0, (diunduh 3 Agustus

.

Nimmo, Dan. (2000). Komunikasi Politik, Khalayak

dan Efek, Remaja Rosdakarya Bandung.

Oxford Dictionary of the US Military. The Oxford

Essential Dictionary of the U.S. Military. Copyright

© 2001 by Oxford University Press.

Rachmiatie, Atie. (2007). Radio Komunitas, Eskalasi

Demokratisasi Komunikasi, Simbiosa Rekatama

Media, Bandung

Rachmiatie, Atie. (2011). Orasi ilmiah: Membangun

Kecerdasan Informasi (Information Quotient) dalam

Menghadapi Information Warfare dan Peneguhan

Karakter Bangsa, Unisba , Bandung

Rajib Ghani. (2008). Media Warfare: A Global Challenge

in the 21st Century, Journal of Media and Information

Warfare, Universiti Teknologi Mara, Malaysia.

Rivers, William L. dkk.(2004). Media Massa dan

Masyarakat Modern, Prenada Media, Jakarta.

Rushkoff, Douglas. (1994). Cibyria “Life in The Trenches

of Hyperspace”, Paperback edition.

Sand, Thomas. R. & Paul H.Issler. (1998). Spesial Operation

Force, Information Operation & Airpower:

Prescription for the Near 21st Century, Thesis, Naval

Post Graduate School, Monterey, California.

US Defense Department Military Dictionary. (2003).

US Department of Defense Dictionary of Military

and Associated Words.

Service, Robert.W & Henry S.Maddux III. (1999). Building

Competitive Advantage Through Information

Systems: The Organizational Information Quotient”,

Journal of Information Science, Samford University,

Alabama USA.

http://content forcommunicators.com/articles-onchange.

html

http://www.rushkoff.com

http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made/artikel/paper_

issm/.

webmaster@chinagate.com.cn




DOI: https://doi.org/10.25008/jkiski.v1i2.57



      




Article Metrics:

Abstract Views - 633

PDF Downloads - 832



Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Atie Rachmiatie

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



Indexed by: 
Google Scholar  Mendeley

Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (P-ISSN : 2548-8740, E-ISSN : 2503-0795)
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Secretariat:
Jurnal Komunikasi: Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI)
Gedung Dewan Pers 5th Floors, Jl. Kebon Sirih 32-34 Jakarta 10110 - Indonesia

Contact Person: Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si

Email                  : rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id

Call/Whatsapp : +62811133471
View My Stats